Si kaki kecil ringkih menerjang jalan penuh berliku
Tiga puluh enam purnama berselang
Menceracau senandung elegi kehidupan
Si kaki kecil dimaki kerikil keji
Dipaksa memuja batu tua angkuh berdebu
Meliuk melawan licik licin lumpur jalanan
Si kaki kecil menyeret tubuh bersimbah luka
Hati menganga ditusuk getir kemunafikan
Mata hitam nanar penuh nestapa
Si kaki kecil duduk mengaduh dibatas senja
Meredam luka membesarkan jiwa
Lelap larut dingin dipeluk malam
No comments:
Post a Comment