Friday, 29 January 2016

Tuhan Kita Tidak Pernah Tidur


Aku pernah berkata kekasih, Tuhan kita tidak pernah tidur
Ia terlalu sibuk mendengar doa setiap jiwa
Pada amin sepertiga malam ini aku hanya berterima kasih saja
Karena aku nyata bisa melihatmu
Nyata jemariku menyentuh halis dan hidungmu
Telingaku nyata mendengar setiap untaian kata dari mulutmu

Kekasih, aku pernah mencintai dalam mimpi
Tak sudi mengenal kenyataan
Tapi dengan mu, tak perlu lagi aku bermimpi
Aku melihatmu dan kau melihatku
Batu berdebupun tahu itu

Maka jika kau merindu,
Selipkan rindu pada doa di setiap ibadahmu
Diantara doa untuk ibu bapakmu
Niscaya semesta akan menyampaikan
Karena kau tahu kekasih?
Ya, Tuhan kita tidak pernah tidur.

No comments:

Post a Comment