Tak pernah terfikir saat seorang menyapaku lewat obrolan dunia maya adalah sebuah awal dari kebahagiaan yang telah direncanakan Tuhan, untuk kesekian kalinya kuasa Tuhan diatas segalanya. Sebuah pertanyaan klasik untuk berkenalan dengan seorang wanita adalah sebuah kalimat yang menutup semua lembaran penantian dan kenestapaan cinta, sekaligus pembuka semua lembaran yang masih berupa misteri.
Aku tengah menata hatiku saat itu, saat dia selalu hadir dengan sapaan salam saat matahari baru bangun dari peraduannya, saat dia menutup hariku dengan doa-doa dikala malam dalam temaram purnama. Tak pernah aku gubris. Tidak lebih dari obrolan biasa tidak lebih, malah aku mulai membencinya karena terlalu mengganggu dengan obrolan yang tidak penting.
Seperti seorang agen rahasia yang tengah melakukan pencurian emas paling berharga di muka bumi ini, perlahan dan tenang namun pasti ia menyelundup kedalam ruang teristimewa dihatiku kemudian bertahta dalam singgasana yang selalu aku jaga. Tak sembarang orang kuijinkan menempatinya. Tapi seperti itulah dia, seseorang yang mematahkan semua kebencian dengan ketulusan. Ia telah sempurna mengalirkan kebahagian diseluruh darah yang mengalir hilir mudik dalam tubuhku.
Dia adalah seseorang yang tetap melihatku bahkan ketika mataku masih melihat seseorang yang fana. Dia adalah seseorang yang tetap berjuang bahkan ketika aku masih memperjuangkan orang yang tak pernah kugapai. Dia adalah seseorang yang mau mengulurkan tangannya, menyambutku pada matahari kebahagian. Dia adalah orang yang membawaku keluar dari ketololan hidup yang berkamuflase sebagai cinta dan kesetian penantian. Dia adalah orang yang selalu aku lihat dan selalu melihatku. Semoga tidak hanya singgah tetapi menetap, bersama mengisi lembar-lembar kisah dalam buku dongeng kehidupanku. Selalu. Selamanya, hingga kita menemui akhir cerita ini, ketika malaikat maut menarik roh-ku atau roh-nya, entahlah, tidak ada yang tahu. Siapa peduli, asalkan dia bersamaku sampai saat itu tiba.
Ceritanya lagi kangen seseorang ya
ReplyDeleteIya kurang lebih seperti itu hehe
DeleteWowowowowowowiw
ReplyDeleteSugan teh saha ih 😒😒😒
ReplyDelete