Aku hidup dengan kaki
Berdiri diatas tanah yang terus tergerus
Sekitarku lebur
Aku hidup dengan tangan
Menggenggam sekepal mimpi
Memunguti puing-puing harapan
Aku hidup menghirup racun kenyataan
Menelan getir pahitnya keadaan
Tidak ada seorangpun
Tidak ada kawan atau lawan
Hanya aku seorang diri
Diatas gurun kehidupan
Berpacu bersama sang waktu
Terus hingga mati menghinggapi
No comments:
Post a Comment